Pimpinan Cabang (PC) IPNU IPPNU Gresik menyelenggarakan Masterclass Research 2026 pada Ahad (2/8/2026), di kampus STIENU Trate Gresik. Kegiatan tersebut mengusung tema “Gen Z dalam Tulisan: Mengubah Ide Kreatif Menjadi Tulisan Karya Ilmiah”.
Masterclass Research 2026 menjadi ikhtiar PC IPNU IPPNU Gresik dalam membangun budaya riset di kalangan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Nahdlatul Ulama yang kritis, inovatif, dan berintegritas di era digital.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (PPNU) Trate Gresik Dr. H. M. Elvi Wahyudi, M.M., Ketua STIENU Trate Gresik Zainab, S.E., M.SA., Ketua MWCNU Gresik, Ustadz M. Zainuri, M.Pd., Ketua PC IPNU Gresik Fatkhur Rohman, Ketua PC IPPNU Gresik Aminatus Sholikhah, Direktur BSRC dan BSSC IPNU Gresik, Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan PC IPPNU Gresik, serta Koordinator LKDC (Lembaga Komisariat Development Center).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Direktur BSRC dan BSSC IPNU Gresik, Ketua PC IPNU Gresik, Ketua Yayasan PPNU Trate Gresik, kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua MWC NU Kecamatan Gresik, Ustadz M. Zainuri, M.Pd.
Direktur BSRC dan BSSC IPNU Gresik, Muhammad Fikri Fardiansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Masterclass Research 2026 merupakan program kerja yang secara konsisten diselenggarakan pada setiap periode kepengurusan sebagai bentuk komitmen organisasi dalam membangun tradisi akademik di kalangan kader.
“Masterclass Research adalah program kerja yang selalu kami laksanakan secara berkelanjutan di setiap periode kepengurusan. Kami ingin kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi calon peneliti muda, khususnya mahasiswa Nahdlatul Ulama di Kabupaten Gresik. Saya sangat yakin Gen Z memiliki banyak ide yang out of the box,” ujarnya.
Dikatakannya, selama ini banyak gagasan yang hanya diabadikan melalui caption atau unggahan media sosial yang sifatnya sementara. Padahal ide-ide tersebut akan jauh lebih bermanfaat apabila dikembangkan menjadi karya ilmiah.
“Melalui Masterclass Research 2026 inilah peserta akan belajar tips dan trik mengubah ide kreatif menjadi tulisan karya ilmiah yang berkualitas,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Gresik, Fatkhur Rohman, menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU sebagai organisasi pelajar memiliki tanggung jawab untuk melahirkan kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga unggul dalam intelektualitas, mampu menjawab tantangan zaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Masterclass Research 2026 kami harapkan menjadi titik awal lahirnya peneliti-peneliti muda dari kalangan mahasiswa Nahdlatul Ulama, khususnya kader IPNU dan IPPNU, yang mampu mengembangkan gagasan kreatif menjadi karya ilmiah yang inovatif, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya budaya riset sebagai bekal menghadapi tantangan zaman sekaligus menghasilkan karya yang bermanfaat. Ia menegaskan bahwa semangat utama Masterclass Research adalah membangun keberanian berpikir kritis dan menghasilkan perubahan melalui penelitian.
“Dari rasa ingin tahu lahir sebuah ide, dari ide lahir sebuah penelitian, dan dari penelitian lahir perubahan. Semangat inilah yang menjadi pesan utama dalam penyelenggaraan Masterclass Research 2026 sebagai ikhtiar bersama membangun generasi muda Nahdlatul Ulama yang unggul dalam literasi, riset, dan inovasi,” tambahnya.
Ketua Steering Committee (SC), Nur Laili Hidayati, menjelaskan bahwa Masterclass Research 2026 merupakan hasil kolaborasi BSRC, BSSC, Litbang, LKDC, dan LKPT PC IPNU IPPNU Gresik. Program ini dirancang sebagai salah satu program unggulan yang diperuntukkan bagi mahasiswa di Kabupaten Gresik untuk meningkatkan kapasitas riset dan kemampuan penulisan karya ilmiah.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak berhenti pada penyampaian materi semata. Seluruh peserta diwajibkan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) berupa draf artikel ilmiah sebagai bentuk implementasi dari ilmu yang diperoleh selama pelatihan.

Kegiata Masterclass ini menghadirkan Dr. Mufarrihul Hazin, S.Pd.I., M.Pd., sebagai pemateri. Ia merupakan Sekretaris Jenderal PP IPNU periode 2019–2022, yang kini menjabat sebagai Dosen sekaligus Kepala Pusat Pengembangan Desa dan Daerah (Pusbangdesda) LPPM Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Dalam pemaparannya, Dr Mufarrihul menekankan pentingnya membangun riset yang berlandaskan metodologi ilmiah, kejujuran akademik, serta kemampuan membaca persoalan masyarakat agar penelitian mampu menghadirkan solusi yang relevan.
Ketua Yayasan PPNU Trate Gresik, Dr. H. M. Elvi Wahyudi, M.M., memberikan apresiasi atas terselenggaranya Masterclass Research 2026 PC IPNU IPPNU Gresik. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah positif dalam menumbuhkan budaya akademik dan semangat literasi di kalangan mahasiswa, khususnya kader Nahdlatul Ulama, sehingga diharapkan mampu melahirkan karya-karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak aktif dan antusias mengikuti setiap sesi. Diskusi yang interaktif, tanya jawab yang dinamis, serta semangat peserta dalam menggali materi menunjukkan tingginya minat mahasiswa terhadap pengembangan kemampuan riset dan penulisan karya ilmiah.
Ketua PC IPPNU Gresik, Aminatus Sholikhah, berharap Masterclass Research menjadi ikhtiar bersama dalam membangun generasi muda Nahdlatul Ulama yang unggul dalam literasi, riset, dan inovasi.
“Kami berharap output dari Masterclass Research ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan mampu menghasilkan dampak nyata bagi sesama. Ilmu yang diperoleh peserta diharapkan dapat diamalkan, disebarluaskan, dan diterapkan di masing-masing pimpinan sehingga budaya riset terus berkembang dan melahirkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui penyelenggaraan Masterclass Research 2026, PC IPNU IPPNU Gresik menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem riset di kalangan kader. Dengan semangat kolaborasi, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya peneliti-peneliti muda Nahdlatul Ulama yang mampu mengubah ide kreatif menjadi karya ilmiah yang inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata bagi kemajuan organisasi, masyarakat, serta bangsa
Penulis: Istiana Toyyibah
Editor: Chidir Amirullah
