BARRU – Suasana Lapangan Sepak Bola Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, dipadati ratusan masyarakat pada Jumat (30/10/2026). Kehadiran warga tersebut dalam rangka mengikuti kegiatan jalan sehat yang sekaligus menjadi pembuka pelaksanaan Bulan Bakti Karang Taruna tingkat kecamatan.

Agenda yang berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026, tidak hanya menjadi wadah mempererat hubungan antara masyarakat dan organisasi kepemudaan, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.

Pelaksanaan Bulan Bakti ini turut menyoroti pentingnya kontribusi generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah. Karang Taruna diharapkan mampu memperluas perannya, tidak hanya melalui aktivitas sosial, tetapi juga dengan mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Karang Taruna Diharapkan Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menyampaikan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat dan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.

Menurutnya, organisasi kepemudaan seperti Karang Taruna mempunyai potensi strategis untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial, khususnya di lingkungan desa dan kecamatan.

“Pembangunan bukan hanya tugas Ibu Bupati Barru dan saya, tetapi semua harus terlibat, termasuk Karang Taruna harus mengambil bagian. Kita tidak bisa membangun Barru sendiri, butuh kolaborasi semua pihak, dan Karang Taruna adalah kekuatan besar di tingkat desa dan kecamatan,” ujar Abustan.

Ia menegaskan bahwa keberadaan Karang Taruna harus mampu menjadi kekuatan sosial yang mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan.

Dengan jaringan organisasi yang menjangkau hingga tingkat desa, Karang Taruna memiliki peluang besar untuk membangun solidaritas, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Bulan Bakti Karang Taruna menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperkuat koordinasi, mengembangkan inisiatif sosial, dan membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.

Pelaku UMKM Lokal Turut Merasakan Peluang Ekonomi

Tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial dan kepemudaan, pelaksanaan Bulan Bakti Karang Taruna juga memberikan perhatian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat melalui pelibatan pelaku UMKM setempat.

Kehadiran berbagai pelaku usaha dalam kegiatan tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan produk lokal sekaligus memperluas jangkauan pemasaran kepada masyarakat yang hadir.

Abustan mengapresiasi langkah penyelenggara yang memberikan ruang partisipasi kepada UMKM. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mendorong aktivitas ekonomi warga.

“Saya mengapresiasi acara ini pelaku UMKM dilibatkan sehingga ada perputaran ekonomi masyarakat. Ini sejalan dengan visi kami untuk mendorong UMKM naik kelas, berdaya saing, dan menjadi tulang punggung ekonomi lokal,” ungkapnya.

Keterlibatan UMKM dalam kegiatan kemasyarakatan dinilai menjadi salah satu langkah untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal.

Meski besaran dampak ekonomi dari kegiatan tersebut belum diketahui secara pasti, partisipasi para pelaku usaha setidaknya memberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen baru.

Rangkaian Kegiatan Berlangsung Selama Tiga Hari

Bulan Bakti Karang Taruna Kecamatan Soppeng Riaja berlangsung mulai Jumat (30/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026). Rangkaian kegiatan ini diharapkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri sejumlah perwakilan pemerintah daerah, jajaran pemerintahan kecamatan, kepala desa dan lurah, serta berbagai unsur organisasi kemasyarakatan.

Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Ketua Karang Taruna Kabupaten Barru Muhammad Ishak, Ketua Karang Taruna Kecamatan Soppeng Riaja Kusmala Dewi, dan Camat Soppeng Riaja Amirullah.

Melalui penyelenggaraan Bulan Bakti ini, Karang Taruna diharapkan mampu menjaga konsistensi kontribusinya dalam pembangunan masyarakat. Keberhasilan organisasi kepemudaan tidak hanya ditentukan oleh penyelenggaraan kegiatan seremonial, tetapi juga oleh keberlanjutan program yang memberikan dampak langsung bagi lingkungan sekitar.

Penguatan kegiatan sosial, peningkatan partisipasi pemuda, serta pengembangan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat menjadi langkah konkret bagi Karang Taruna dalam mendukung kemajuan Kabupaten Barru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *