
Surabaya — Proses Magang Riset Berdampak di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali diisi dengan pembelajaran mengenai tahapan penting dalam penelitian. Pada Senin, 21 September 2026, Tim Riset Walisongo mengikuti pembelajaran bersama Dr. Mufarrihul Hazin, S.Pd.I., M.Pd. dengan fokus pada proses pencarian dan pengumpulan data penelitian.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UNESA tersebut menjadi bagian dari proses pendampingan tim riset di bawah bimbingan Dr. Mufarrihul Hazin, S.Pd.I., M.Pd. Peserta diarahkan untuk memahami bagaimana data penelitian diperoleh dari lapangan serta bagaimana proses tersebut menjadi bagian penting dalam menghasilkan data yang bermakna.
Dalam pembelajaran tersebut, tema yang diangkat adalah “Pengumpulan Data Penelitian: Dari Lapangan Menjadi Data yang Bermakna.” Tema ini menempatkan proses pengumpulan data sebagai salah satu tahapan penting dalam penelitian, karena informasi yang diperoleh dari lapangan perlu dikumpulkan melalui proses yang tepat agar dapat digunakan untuk menjawab kebutuhan penelitian.
Bagi Tim Riset Walisongo, pembelajaran ini menjadi kesempatan untuk memahami lebih jauh proses mencari data. Peserta tidak hanya mempelajari keberadaan data sebagai hasil akhir penelitian, tetapi juga memahami proses yang dilakukan untuk memperoleh data tersebut dari sumber yang relevan.
Proses pencarian data menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan penelitian. Peneliti perlu mengetahui informasi apa yang dibutuhkan, dari mana data dapat diperoleh, serta bagaimana data tersebut dikumpulkan agar sesuai dengan tujuan penelitian.
Melalui kegiatan ini, peserta magang mendapatkan pemahaman bahwa data yang ditemukan di lapangan tidak serta-merta menjadi informasi yang dapat digunakan. Data perlu diperoleh melalui proses yang terarah sehingga dapat memberikan gambaran yang relevan terhadap persoalan yang sedang diteliti.
