Surabaya, 26 Oktober 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2026, Komunitas Mengaji Program Studi Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menyelenggarakan Mahanesa Islamic Fest (MIFEST 2026). Kegiatan ini merupakan ajang perlombaan keislaman berskala nasional yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Babak final sekaligus puncak acara diselenggarakan pada 24 Oktober 2026 dengan menghadirkan rangkaian kegiatan kompetisi dan talkshow inspiratif.

MIFEST 2026 menghadirkan tiga cabang perlombaan, yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), dan MIS. Ketiga cabang tersebut menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan, menunjukkan potensi, serta memperdalam wawasan keislaman. Melalui kompetisi ini, peserta tidak hanya berkesempatan meraih prestasi, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan memperluas jaringan persaudaraan dengan generasi muda dari berbagai wilayah Indonesia.

Pada babak final dan puncak acara, MIFEST 2026 turut menghadirkan talkshow bertema “Menghidupkan Kalam Ilahi, Meneladani Rasulullah, untuk Menggapai Generasi Rabbani.” Talkshow ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Dr. Mufarrihul Hazin, S.Pd.I., M.Pd., Sekretaris Komisi Pendidikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, serta Abdillah Rosyid, santri berprestasi dan alumni Asy-Syadzili. Kehadiran kedua pemateri diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta dan audiens mengenai pentingnya menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Penyelenggaraan MIFEST 2026 menjadi salah satu upaya Komunitas Mengaji Manajemen Pendidikan FIP UNESA dalam memperingati Hari Santri Nasional melalui kegiatan yang edukatif, kompetitif, dan inspiratif. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam menyediakan ruang pengembangan potensi generasi muda, khususnya dalam bidang keagamaan. Kehadiran peserta dari berbagai daerah di Indonesia memperkuat semangat silaturahmi sekaligus membuka kesempatan untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

Melalui rangkaian perlombaan dan talkshow tersebut, MIFEST 2026 diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, memperkuat keteladanan terhadap Rasulullah, serta mendorong lahirnya generasi rabbani yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi. Dengan demikian, peringatan Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk menghidupkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan generasi muda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *