Surabaya, 26 Oktober 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berhasil meraih penghargaan Terbaik 1 Poster Paling Persuasif dalam ajang Abdidaya Ormawa 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sulawesi Selatan, pada 21–25 Oktober 2026. Prestasi ini diraih melalui program pemberdayaan masyarakat bertajuk Longecon.
Longecon mengusung tema “Pemberdayaan Smart Maritim Community Desa Ngemboh untuk Mengoptimalkan Potensi Perna viridis pada Coastal Waters”. Program ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir Desa Ngemboh melalui optimalisasi potensi Perna viridis atau kerang hijau di perairan pesisir. Gagasan tersebut menempatkan potensi sumber daya maritim sebagai peluang untuk mendorong pengembangan masyarakat pesisir yang lebih berdaya dan inovatif.
Keberhasilan tim meraih penghargaan Terbaik 1 Poster Paling Persuasif menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengomunikasikan gagasan pemberdayaan masyarakat secara visual, menarik, dan meyakinkan. Melalui poster yang dipresentasikan, tim berupaya menyampaikan tujuan, potensi, serta arah program Longecon agar dapat dipahami dengan baik oleh audiens. Capaian ini sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kerja sama tim dalam mengembangkan inovasi berbasis potensi lokal.
Dalam pelaksanaannya, tim PPK Ormawa DPM FIP UNESA mendapat pendampingan dari dosen pembimbing, Dr. Aditya Candra Setiawan. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pengembangan program, mulai dari pematangan gagasan hingga penyampaian hasil inovasi di tingkat nasional. Keikutsertaan dalam Abdidaya Ormawa 2026 juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, dan menunjukkan kontribusi organisasi kemahasiswaan dalam pemberdayaan masyarakat.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNESA, khususnya di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan, untuk terus mengembangkan gagasan kreatif yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui program Longecon, tim PPK Ormawa DPM FIP UNESA menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa dapat berangkat dari potensi lokal dan dikembangkan menjadi upaya pemberdayaan yang relevan dengan tantangan masyarakat pesisir.
Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi UNESA sekaligus pengingat bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membangun kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial mahasiswa. Semoga keberhasilan tim PPK Ormawa DPM FIP UNESA melalui Longecon dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya.
