Surabaya — Persiapan aktivasi Science Techno Park (STP) di Kota Surabaya memasuki tahap koordinasi antarpihak. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) turut terlibat dalam rapat koordinasi terbatas yang digelar di Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya, Senin (21/9/2026).

Rapat tersebut berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai di Ruang Rapat Lantai 4 BRIDA Kota Surabaya, Jalan Jimerto Nomor 25–27. Agenda utama pertemuan adalah membahas persiapan kegiatan aktivasi Science Techno Park.

UNESA menugaskan lima perwakilan untuk menghadiri kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas Prof. Dr. H. Muhammad Turhan Yani, M.A., CIRR., Andhega Wijaya, S.Pd.Jas., M.Or., Dr. Mufarrihul Hazin, S.Pd.I., M.Pd., serta dua mahasiswa, Birbik Arya Fairuzzamani dan M. Farid Faqih.

Keterlibatan tersebut merupakan bagian dari penugasan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNESA berdasarkan undangan Kepala BRIDA Pemerintah Kota Surabaya mengenai rapat koordinasi terbatas persiapan kegiatan aktivasi Science Techno Park.

Pertemuan koordinasi ini menjadi ruang bagi pihak-pihak yang terlibat untuk mempersiapkan pelaksanaan aktivasi STP di Kota Surabaya. Melalui koordinasi tersebut, persiapan kegiatan diharapkan dapat berjalan sesuai dengan tugas dan kepentingan masing-masing pihak.

Bagi UNESA, kehadiran dalam forum tersebut juga menunjukkan keterlibatan perguruan tinggi dalam agenda pengembangan ekosistem riset dan inovasi bersama pemerintah daerah. Namun, surat tugas yang diterbitkan UNESA tidak merinci hasil maupun keputusan yang dihasilkan dalam rapat tersebut.

Rapat koordinasi terbatas ini menjadi salah satu tahapan awal menuju pelaksanaan aktivasi Science Techno Park. Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan akan mengikuti hasil koordinasi serta pembagian tugas yang disepakati oleh pihak-pihak terkait.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *