Surabaya — Suasana Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, mendadak mencekam pada Rabu, (09/09/2026) sore. Sebuah mobil Toyota Alphard hitam menabrak belasan kendaraan secara beruntun yang terdiri atas empat mobil dan 11 sepeda motor. Lima orang dilaporkan mengalami luka dan harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Haji Surabaya. Kecelakaan tersebut tidak hanya terjadi di satu titik. Rangkaian insiden diduga telah bermula sekitar 500 meter sebelum lokasi utama kecelakaan di Jalan Menur Pumpungan, tepatnya di sekitar persimpangan Jalan Arif Rahman Hakim. Mobil Alphard bernomor polisi N 1882 ACI yang dikemudikan Yusuf (52) sebelumnya terlibat benturan dengan sebuah Toyota Innova Zenix.
Berawal dari Tabrakan di Lampu Merah
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari kepolisian, korban, warga, serta rekaman CCTV, Alphard sebelumnya menabrak kendaraan lain di persimpangan Jalan Arif Rahman Hakim. Setelah insiden pertama, kendaraan tersebut kembali melaju menuju Jalan Menur Pumpungan. Di tengah perjalanan, Alphard kemudian menabrak rombong bakso sebelum menghantam kendaraan lain yang berada di jalurnya. Polisi menyebut rekaman CCTV menunjukkan kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan cukup tinggi sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak sejumlah kendaraan. Kanit Lantas Polsek Sukolilo, Ipda Bambang Sutrisno, menyebut rangkaian kecelakaan melibatkan sekitar empat kendaraan roda empat dan 11 kendaraan roda dua. Pengemudi Alphard kemudian diamankan polisi setelah kejadian.
Sopir Mengaku Mengantuk Setelah Minum Obat
Dalam pemeriksaan awal, Yusuf mengaku kondisi tubuhnya sedang kurang sehat sebelum berkendara. Ia mengatakan telah mengonsumsi obat dan kemudian merasa mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Yusuf juga mengaku sempat berhenti setelah terjadi tabrakan pertama. Menurut keterangannya, kondisi lalu lintas yang padat membuatnya berniat beristirahat sejenak. Namun, ketika warga mengetuk kendaraannya, ia mengaku panik dan keliru menginjak pedal gas sehingga kendaraan kembali melaju dan menabrak sejumlah kendaraan. Keterangan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan bahwa obat yang dikonsumsi Yusuf menjadi penyebab langsung kecelakaan. Sampel obat telah diserahkan untuk pemeriksaan laboratorium guna mengetahui kandungannya.
Lima Orang Terluka
Benturan beruntun tersebut menyebabkan sejumlah pengendara menjadi korban. Lima korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Haji Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis. Perkembangan selanjutnya menyebut empat korban telah diperbolehkan pulang, sementara polisi masih menangani proses penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut. Kecelakaan itu juga menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Kondisi kendaraan yang bertabrakan sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan di sekitar lokasi kejadian.
Polisi Tetapkan Pengemudi sebagai Tersangka
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi dan meminta keterangan dari para korban serta saksi, Satlantas Polrestabes Surabaya menetapkan Yusuf sebagai tersangka pada Kamis (10/9/2026). Penetapan tersebut dilakukan setelah polisi menemukan adanya unsur kelalaian dalam rangkaian kecelakaan. Sebelumnya, polisi juga mendalami dugaan bahwa pengemudi sempat meninggalkan lokasi tabrakan pertama sebelum akhirnya kembali terlibat dalam kecelakaan di Jalan Menur Pumpungan. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penyidikan. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang merupakan korban maupun pemilik kendaraan yang terlibat. Penyelidikan dilakukan untuk mengurai rangkaian kecelakaan sejak tabrakan pertama di Jalan Arif Rahman Hakim hingga Alphard berhenti setelah menghantam belasan kendaraan di Menur Pumpungan.
Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kecelakaan melibatkan belasan kendaraan dan menyebabkan sejumlah orang terluka, laporan terbaru tidak menyebut adanya korban meninggal dunia. Fokus penanganan kini beralih pada kondisi para korban serta proses hukum terhadap pengemudi Alphard. Peristiwa di Menur Pumpungan tersebut menjadi perhatian publik, karena sebuah kendaraan terlibat dalam rangkaian tabrakan yang melibatkan 15 kendaraan dalam satu kejadian. Polisi masih mendalami seluruh faktor yang menyebabkan kecelakaan, termasuk kondisi pengemudi, rangkaian tabrakan pertama, serta hasil pemeriksaan obat yang dikonsumsi sebelum berkendara.
