Jakarta – Harga jual kembali atau buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Selasa, 6 Oktober 2026. Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia yang dipantau pada pagi hari, harga buyback emas Antam berada di level Rp2.376.000 per gram, turun Rp10.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp2.386.000 per gram. Penurunan tersebut terjadi bersamaan dengan melemahnya harga jual emas Antam sebesar Rp10.000 menjadi Rp2.570.000 per gram.

Meskipun mengalami penurunan, harga buyback emas Antam saat ini masih lebih tinggi dibandingkan posisi pada awal 2026. Pada awal tahun, harga buyback tercatat sebesar Rp2.360.000 per gram. Dengan demikian, harga buyback pada 6 Oktober 2026 masih mencatat kenaikan sebesar Rp16.000 per gram atau sekitar 0,68 persen dibandingkan awal tahun. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemilik emas yang membeli pada awal tahun secara nominal masih berada di atas harga buyback awal, sebelum memperhitungkan biaya dan pajak yang berlaku.

Pergerakan harga emas Antam juga menunjukkan adanya koreksi dari level yang dicapai pada pertengahan September. Pada 16 September 2026, harga buyback sempat berada di level Rp2.438.000 per gram. Jika dibandingkan dengan posisi 6 Oktober, harga buyback telah turun Rp62.000 per gram dari level tersebut. Penurunan ini mencerminkan adanya perubahan harga emas dalam beberapa pekan terakhir.

Untuk transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, terdapat ketentuan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen bagi wajib pajak yang tidak memiliki NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi buyback. Sementara itu, harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar dan kebijakan harga yang berlaku.

Pergerakan harga buyback menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat yang memiliki emas Antam dan berencana melakukan penjualan kembali. Dengan harga Rp2.376.000 per gram pada 6 Oktober 2026, nilai tersebut masih berada di atas posisi awal tahun meskipun telah mengalami penurunan dibandingkan level pertengahan September.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *