
Ponorogo, 19 September 2026 — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) dan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu (19/9/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, yang berlangsung pada 18–20 September 2026.
Peresmian dilakukan setelah Presiden Prabowo menghadiri dan menyampaikan sambutan dalam resepsi kesyukuran satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor. Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan dua prasasti, yakni prasasti peresmian renovasi Aula BPPM dan prasasti peresmian Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor. Dalam prosesi tersebut, Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara serta tokoh Pondok Modern Gontor.
Dalam pernyataan peresmiannya, Presiden Prabowo mengatakan,
“Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, hari Sabtu, 19 September 2026, dengan rahmat Allah Subhanahu wa taala, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini saya resmikan Balai Pertemuan Pondok Modern dan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor.”
Kehadiran dua fasilitas tersebut menjadi bagian dari perkembangan Gontor dalam memasuki satu abad perjalanan pendidikan dan pengabdiannya. BPPM sendiri memiliki nilai sejarah karena bangunan tersebut pada awalnya bernama Balai Pertemuan Kaum Muslimin (BPKM) dan telah mengalami beberapa tahap renovasi. Rekonstruksi terbaru dimulai pada Juli 2024 sebagai bagian dari persiapan menuju satu abad Gontor. Sementara itu, Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor menjadi salah satu pengembangan pendidikan tinggi Gontor dalam memasuki abad keduanya.
Dalam sambutannya, Prabowo juga menyoroti nilai-nilai yang terkandung dalam Panca Jiwa Gontor, yaitu keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan. Menurut Prabowo, nilai-nilai tersebut memiliki keterkaitan dengan perjuangan membangun bangsa Indonesia.
“Ini sama dengan perjuangan kita,” ujar Prabowo.
Presiden turut menekankan pentingnya kebebasan berpikir yang diiringi keberanian untuk melihat kekurangan diri sendiri. “Kebebasan berpikir. Tapi juga harus ada keberanian berpikir yang benar… Berani melihat kekurangan-kekurangan kita sendiri,” kata Prabowo dalam sambutannya.
Selain itu, Prabowo mengapresiasi nilai pendidikan yang selama ini dikembangkan Gontor. Ia menekankan pentingnya membentuk generasi yang memiliki budi pekerti, kejujuran, pengetahuan luas, kebebasan berpikir, serta jiwa besar. Dalam sambutannya, Prabowo juga mengingatkan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah. “Harus berbudi tinggi. Jujur, ikhlas, enggak boleh jadi koruptor,” ujarnya.
Sejumlah Tokoh Hadir
Acara tersebut dihadiri oleh ribuan tamu undangan dari berbagai unsur. Pemerintah menyebut jumlah tamu yang hadir mencapai lebih dari 8.000 orang, yang terdiri atas pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, pimpinan TNI dan Polri, kepala daerah, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, pengasuh pesantren, akademisi, alumni, serta keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor.
Sejumlah pejabat negara yang hadir antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.
Dari unsur daerah, hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Acara juga dihadiri Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Wakil Grand Syekh Al-Azhar Mesir Prof. Dr. Muhammed Abdelrahman Mohamed Eldweny, para duta besar negara sahabat, para kiai dan ulama, pengasuh pesantren, pimpinan universitas, pimpinan pesantren salaf, santri dan santriwati Gontor, serta keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor.
Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal juga menyampaikan sambutan. Setelah itu, ia menyerahkan buku Gontor untuk Indonesia dan Mushaf Gontor kepada Presiden Prabowo sebagai bagian dari legasi peringatan satu abad Gontor.
Menutup sambutannya, Prabowo menyampaikan pesan kepada keluarga besar Gontor agar terus melanjutkan pengabdian dan perjuangannya. “Terima kasih, Gontor. Selamat. Teruskan panggilan sejarah. Teruskan perjuanganmu. Berbuat yang terbaik untuk bangsa dan umat,” ujar Presiden.
Peresmian Balai Pertemuan Pondok Modern dan Fakultas Kedokteran UNIDA Gontor menjadi salah satu momentum penting dalam peringatan satu abad Gontor. Kehadiran kedua fasilitas tersebut menandai keberlanjutan pengembangan Gontor dari pendidikan pesantren menuju penguatan pendidikan tinggi dan pengabdian yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
